Frequently Asked Question (FAQ)

  • Sistem On-Grid
    • PLTS On-Grid cocok untuk siapa?
      • Sistem PLTS On-Grid sangat ideal bagi bisnis dan pemilik rumah yang ingin mengurangi biaya listrik dan menghemat uang. Sistem ini sangat cocok untuk perumahan dan perkantoran yang menggunakan lebih banyak listrik di siang hari.

    • Apa saja manfaat menginstal sistem PLTS On-Grid?
      • Selain menikmati biaya listrik yang lebih murah, Anda juga ikut serta mengurangi emisi karbon dan mempercepat peralihan ke energi yang lebih bersih. Seiring dengan waktu penghematan biaya listrik yang Anda akumulasi dapat Anda gunakan untuk hal-hal yang lebih produktif. Semakin tinggi harga listrik, semakin banyak biaya yang Anda hemat! (hedging).

    • Apakah masuk akal secara finansial untuk menginstal Sistem PV On-Grid?
      • Bila dibandingkan dengan bunga deposito bank, jumlah penghematan dari sistem PLTS akan jauh lebih besar daripada bunga deposito.

        Deposito Bank Sistem PV
        Investasi (per tahun) 7-9% 10-16% (atau lebih tinggi)
        Kecenderungan Hasil Dapat disesuaikan, ke atas & ke bawah Semakin lama semakin tinggi
        Investasi yang diperlukan Minimum Rp. 1 Milyar Rp.125 Juta (5kW)
    • Berapa lama biasanya periode balik modal untuk sistem PLTS On-Grid?
      • Maksimal 6 - 10 tahun.

  • Sistem Off-Grid
    • Apa itu PLTS Off-Grid?
      • Sistem Off-Grid sering digunakan untuk menyediakan daya listrik di lokasi yang tidak dialiri listrik PLN. Karena bertujuan untuk memberikan akses daya listrik di daerah terpencil seperti desa, daerah pedalaman, kawasan perbatasan dan pulau-pulau kecil terluar. Sistem off-grid memiliki baterai untuk menyimpan daya dan sering kali memiliki generator untuk cadangan. Sistem inverter untuk aplikasi off-grid memiliki pengisi daya baterai yang sudah terintegrasi, dan bahkan dapat digunakan untuk menghidupkan generator secara otomatis jika diperlukan.

    • Bagaimana cara kerja dari sistem Off-Grid?
      • Sekilas sistem kerja dari sistem Off-Grid:
        1. Panel surya mengubah sinar matahari ke dalam arus listrik DC.
        2. Inverter Off-Grid akan merubah arus listrik DC menjadi arus listrik AC yang sinkron dengan jaringan listrik (PLN).
        3. Listrik AC dikirim ke panel listrik utama, dimana sudah terhubung langsung oleh grid-tied inverter.
        4. Net metering akan menghitung konsumsi bersih pemakaian listrik. Jika ada surplus daya yang dihasilkan oleh sistem PV, itu akan dikirim kembali ke jaringan PLN.

  • Bi-Directional
    • Apa itu solar inverter hybrid?
      • Kata hybrid menandakan jenis solar inverter tersebut bisa menggunakan lebih dari satu sumber listrik selain PLN seperti battery dan genset. Inverter hybrid bekerja agar semua sumber listrik bisa saling melengkapi untuk memastikan pasokan listrik yang stabil bagi pengguna. Fungsi solar inverter adalah untuk mengubah arus listrik DC dari solar panel menjadi arus listrik AC.

    • Apakah sistem solar inverter hybrid bisa menghemat tagihan listrik PLN?
      • Ya, bisa. Solar inverter hybrid bisa mengatur sumber listrik mana yang dijadikan prioritas. Misalkan tujuannya adalah untuk mengurangi penggunaan listrik PLN, berarti inverter hybrid mengutamakan sumber dari solar panel lalu dari battery dan terakhir dari PLN. Bisa juga diatur bila battery hanya sebagai backup, prioritasnya adalah Solar Panel > PLN > Battery.