Sistem Tenaga Surya Off-grid, On-grid atau Hybrid: Opsi Mana yang Terbaik untuk Anda?

 

Sistem energi surya tersedia dalam berbagai pilihan dan dirancang untuk tujuan yang berbeda. Sekarang kita akan membahas jenis-jenis sistem energi surya dan menunjukkan keunggulan dan kelemahan masing-masing sistem.

 

1. Sistem On-Grid

 

Sistem energi surya on-grid sejauh ini merupakan sistem yang paling umum dan banyak digunakan oleh perumahan dan bisnis. On-grid tidak membutuhkan baterai dan menggunakan inverter surya yang terhubung ke jaringan listrik PLN. Setiap kelebihan listrik yang dihasilkan sistem energi surya dapat diekspor ke jaringan listrik PLN agar dapat digunakan pada bulan berikutnya yang dapat menghemat biaya listrik.

 

 

Tidak seperti sistem energi surya hybrid, on-grid tidak dapat berfungsi atau menghasilkan listrik selama terjadi pemadaman. Pemadaman listrik biasanya terjadi ketika jaringan listrik bermasalah atau saat ada perbaikan. Jika inverter surya masih menerima energi listrik ke jaringan yang rusak, maka akan berisiko keselamatan bagi orang yang memperbaiki jaringan. Sebagian besar sistem solar hybrid dengan baterai dapat secara otomatis mengisolasi dari jaringan listrik PLN (dikenal sebagai islanding) dan terus memasok daya selama pemadaman listrik.

 

 

Kelebihan listrik yang dihasilkan dari sistem energi surya mengalir melalui meteran Exim (ekspor-impor), yang menghitung berapa banyak daya yang Anda ekspor atau impor.

 

Kelemahan utama dari sistem energi surya on-grid adalah adanya ketergantungan pada jaringan listrik PLN. Jika terjadi pemadaman listrik, sistem tenaga surya tidak dapat menyalakan perangkat elektronik apapun di rumah Anda. Di sinilah sistem energi surya berikutnya memiliki kelebihan.

 

2. Sistem Off-grid

 

Sistem off-grid tidak terhubung ke jaringan listrik PLN, oleh karena itu membutuhkan baterai untuk menyimpan daya. Sistem panel surya off-grid dirancang dapat menghasilkan daya yang cukup sepanjang tahun dan harus menggunakan kapasitas baterai yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik bahkan ketika musim hujan atau pada saat ada sedikit sinar matahari.

 

 

Dalam sistem off-grid, tidak ada jaringan listrik PLN dan kelebihan listrik yang dihasilkan panel surya kemudian disimpan di baterai. Setelah baterai penuh, pasokan listrik akan berhenti menerima daya dari sistem tenaga surya. Saat malam hari atau cuaca hujan, listrik dirumah akan mengambil daya dari baterai.

 

Tingginya biaya baterai dan inverter berarti sistem off-grid jauh lebih mahal daripada sistem on-grid dan biasanya hanya diperlukan di daerah terpencil yang jauh dari jaringan listrik.

 

Konfigurasi semua sistem energi surya off-Grid terdiri dari komponen-komponen utama yang memungkinkan produksi, transfer, penyimpanan, dan keluaran daya yang tepat. Manfaat utama dari sistem off-grid adalah tidak bergantung pada jaringan PLN dan kemampuan menyimpan daya untuk digunakan jika terjadi pemadaman listrik atau kegagalan jaringan.





3. Sistem Hybrid

 

Sistem tenaga surya hybrid menggabungkan kelebihan on-grid dan off-grid menjadi satu. Anda mendapatkan pasokan listrik terus-menerus, dengan kemampuan menyimpan kelebihan energi surya menggunakan baterai untuk digunakan saat matahari tidak bersinar. Anda juga dapat beralih ke cadangan baterai jika jaringan listrik mati.

 

 

Sistem hybrid lebih murah untuk dipasang dan dirawat dibandingkan dengan sistem off-grid. Dengan menggunakan sistem hybrid, Anda tidak perlu memasang generator cadangan. Selain itu, Anda dapat mengurangi ukuran baterai Anda.

 

Sistem surya hybrid menggunakan inverter grid-tie berbasis baterai dengan memanfaatkan jaringan PLN untuk listrik. Karena alasan ini, energi yang tersimpan jauh lebih murah dan lebih efisien daripada menggunakan generator cadangan dan bank baterai, lebih jauh lagi menjadikan sistem tata surya Hybrid sebagai solusi yang lebih praktis. 

 

 

Sistem hybrid paling umum digunakan untuk perumahan. Sistem hybrid lebih cocok untuk penghuni perumahan yang membutuhkan baterai dengan kapasitas penyimpanan kecil karena sistem hybrid memanfaatkan jaringan listrik PLN sebagai cadangan.



Kesimpulan

 

Anda memiliki pilihan untuk menggunakan tenaga surya on-grid atau of-grid tergantung pada  kebutuhan dan anggaran.

 

Sistem tenaga surya on-grid adalah pilihan termurah, tetapi membuat Anda tetap bergantung pada jaringan listrik PLN. Artinya jika listrik padam, rumah Anda akan tanpa daya seperti rumah lainnya, karena tidak ada pasokan listrik dari jaringan PLN.

 

 

Sistem off-grid solar jauh lebih mahal dan membutuhkan tambahan baterai dan generator cadangan saat listrik tenaga surya kurang tersedia. Peralatan tambahan juga diperlukan dan diperlukan perawatan lebih.

 

Solusi sistem hybrid memberikan pilihan terbaik dari dua pilihan on-grid atau off-grid, memungkinkan Anda untuk mengekspor daya berlebih ke jaringan listrik PLN dan mengandalkan baterai untuk menyimpan energi jika jaringan listrik padam. Hybrid on-grid menghemat biaya generator cadangan dan Anda masih terhubung dengan jaringan PLN.

 

 


Related Article

Categories