Ingin Pasang PLTS, Perhatikan Hal Berikut Ini!

 

Energi bersih, seperti tenaga surya - merupakan pengganti yang efektif untuk teknologi bahan bakar fosil dan pembangkit listrik tradisional seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang masih digunakan oleh PLN.

Penggunaan panel surya mulai banyak dilirik masyarakat karena dinilai lebih ramah lingkungan dan dapat menghemat tagihan listrik. Pemanfaatan tenaga surya dilakukan dengan mengubah sinar matahari secara langsung menjadi panas atau energi listrik.

 

Cara Kerja Panel Surya

Perangkat utama yang digunakan untuk menghasilkan energi listrik dari sinar matahari adalah panel surya. Sel surya mampu beroperasi dengan baik di hampir seluruh belahan bumi yang tersinari matahari. Sel surya dapat digunakan tanpa polusi, baik polusi udara maupun suara, dan di segala cuaca. Sel surya tidak memiliki bagian yang bergerak, namun mudah dipindahkan sesuai dengan kebutuhan.

 

 

 

Secara teknis, ketika foton menghantam sel surya, foton menjatuhkan elektron yang lepas dari atomnya. Jika konduktor melekat pada sisi positif dan negatif dari sel, konduktor kemudian membentuk rangkaian listrik. Ketika elektron mengalir melalui sirkuit, kemudian elektron menghasilkan listrik. Beberapa sel membentuk panel surya, dan beberapa panel (modul) dapat dihubungkan bersama untuk membentuk susunan panel surya. Semakin banyak panel yang Anda pasang, semakin banyak energi yang dapat dihasilkan.

 

Ingin Pasang Energi Surya, Aturannya Bagaimana?

Aturan mengenai penggunaan listrik surya atap di Indonesia tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2018 tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap oleh Konsumen PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Pada umumnya, dari segi teknis pemasangan, panel surya yang tidak berizin dapat mengganggu penyaluran listrik secara konvensional oleh PLN. Hal ini karena pihak PLN tidak mengetahui secara mendetail berapa besaran kapasitas aliran listrik tersebut. Alhasil, saat diekspor dalam kapasitas besar, hal tersebut bisa mengganggu aliran listrik yang ada.

 

 

Dalam peraturan yang sudah dibuat tersebut, ada persyaratan yang mengharuskan pelanggan PLN izin terlebih dahulu kepada pihak PLN jika ingin melakukan pemasangan listrik surya atap. Mengenai izin ini, PLN memiliki kewenangan terhadap pelanggan yang ingin memasang panel surya tersebut. Setelah mendapatkan izin, pelanggan nantinya diharuskan mendaftarkan dengan nomor identitas konsumen PLN.

 

Mungkinkah "Jual" Listrik ke PLN?

Kapasitas sistem PLTS Atap dibatasi paling tinggi 100 persen dari daya tersambung konsumen PLN. Jika dalam satu rumah tangga memiliki daya listrik 2200 kWh, maka maksimal PLTS Atap yang dapat dipasang sebesar 2200 kWh.

 

 

Rumah-rumah yang memiliki panel surya dapat menghasilkan listrik untuk kebutuhan sendiri ketika matahari sedang terik, dan bisa 'ekspor listrik' ke PLN dengan menggunakan meteran EXIM atau Eksport-Import. Meteran Exim akan mengukur kelebihan listrik yang masuk ke jaringan PLN, dan juga sebaliknya listrik PLN yang dipakai rumah saat panel surya tidak menghasilkan energi di malam hari atau saat hujan. Jumlah listrik yang Anda salurkan tercatat oleh meter EXIM sebagai deposit kWh untuk bulan berikutnya, dengan tetap membayar rekening minimum selama masih tersambung dengan jaringan listrik PLN.

 

Bisakah On-grid untuk Meteran dengan Sistem Token/Prabayar?

Sistem On-Grid bisa mengurangi pemakaian token listrik prabayar. Namun apabila energi yang dihasilkan dari PLTS lebih besar dari pemakaian listrik di rumah, kelebihan energi ini tidak dapat dikredit oleh PLN bila menggunakan meteran Token, bahkan nilai token Anda akan terpotong sesuai jumlah energi (kWh) yang diekspor.

 

 

Kenapa bisa terpotong?! Nilai token terpotong karena meteran PLN pada umumnya dirancang satu arah agar konsumen tidak bisa mencuri listrik. Jadi biarpun Anda mengekspor listrik, meteran PLN tetap akan menghitung sebagai pemakaian (pulsa dipotong).

Jadi apakah sebaiknya ganti ke kWh Meter Ekspor-Impor (EXIM) bila ingin memasang PLTS?

Meteran EXIM dirancang dua arah, bisa menghitung listrik yang kita beli (impor) dan yang kita jual (ekspor). Saran kami, bila kebutuhan listrik di rumah lebih kecil dari yang dihasilkan PLTS (contohnya saat liburan panjang), gantilah meteran Token ke meteran EXIM.




Related Article

Categories