Mengenai Sistem Hybrid

Secara umum hybrid merupakan penggabungan antara sistem on grid  dan sistem off grid, dimana on grid bekerja bersama-sama dengan jaringan PLN, sedangkan off grid menggunakan battery sebagai daya penampung energi listrik pengganti PLN. Hybrid panel surya memiliki kelebihan, yakni sistem pengengisian pada battery yang tidak hanya bergantung kepada daya dari panel surya/solar cell saja, namun pengisian battery bisa didapatkan dari sistem PLTA, PLTU, PLN, tenaga microhydro air maupun energi genset.

Dikarenakan sumber energi yang digunakan lebih dari satu energi, membuat sistem hybrid masih jarang digunakan pada umumnya, karena kebanyakan masyarat lebih memilih sistem off grid dan on grid yang lebih efisien. Penggunaan sistem hybrid di Indonesia masih bisa dikatakan jarang peminatnya, karena sistem hybrid hanya menekankan penggunaan battery sebagai daya backup energi listrik untuk beban yang sama dengan sistem off grid. Biaya perawatan dan penggantian battery yang mahal membuat banyak masyarakat berfikir menggunakan sistem hybrid ini, walaupun sistem pengisiannya energi pada battery bisa dilakukan  lebih dari satu sumber energi.